Formula E Mulai Uji Coba Teknologi yang Menandai Kembalinya Pitstop

Formula E Mulai Uji Coba Teknologi yang Menandai Kembalinya Pitstop
Jangan lupa join channel telegram kami Klik disini => https://t.me/badaksatuofficial <= untuk mendapatkan informasi terbaru



Laporan Wartawan EN.BADAKSATU.COM, Mikael Dafit Adi Prasetyo

Read More

EN.BADAKSATU.COM, LONDON – Perangkat keras pengisian cepat baru yang akan menandai kembalinya pitstop di era Gen3 Formula E akan diuji oleh pabrikan dalam beberapa minggu ke depan.

Dikutip dari The Race, Jumat (3/6/2022) tes oleh tim pabrikan dengan perangkat keras diharapkan berlangsung minggu depan setelah beberapa pekerjaan awal dilakukan baru-baru ini.

Tes grup untuk pabrikan yang berbasis di Eropa yakni Nissan, Porsche dan DS akan berlangsung di salah satu trek, antara Jakarta ataupun Marrakesh E-Prixs.

Tes serupa untuk pabrikan terdaftar yang berbasis di Inggris yakni Mahindra, NIO 333 dan Jaguar kemungkinan akan dilakukan pula di Inggris pada waktu yang hampir bersamaan.

Elemen pengisian cepat akan disediakan oleh mitra utama Formula E ABB dengan perusahaan seperti Electrify America, IONITY, dan Fastned, yang telah menyediakan stasiun pengisian cepat DC berdaya tinggi.

Read More :  Cyberpunk Animatrix Jadi Arena Menikmati Seni Sembari Main Game

Baca juga: Dua Pebalap Formula E Komentari Cuaca Panas di Sirkuit JIEC Ancol, Stoffel: Mirip Trek di Arab Saudi

Pitstop adalah fitur yang terdapat selama empat musim pertama Formula E, yang menggunakan mobil Gen1-nya dengan batasan jangkauan. Hal ini membuat pengemudi harus bertukar ke mobil kedua di tengah balapan.

Pitstop dihapuskan ketika mobil Gen2 yang memiliki baterai berkapasitas lebih besar, diperkenalkan pada 2018.

Baca juga: Terapkan Penjagaan Ketat, Gelaran Formula E Jakarta Pakai Detektor X-Ray Buat Penonton

Namun pengenalan teknologi pengisian cepat pada mobil Gen3, yang akan digunakan mulai 2023, membuat pitstop kemungkinan akan kembali ke format balapan Formula E.

Beberapa pabrikan Formula E diketahui telah mempertanyakan relevansi akhir dan implikasi biaya dari infrastruktur pengisian cepat dan bagaimana hal itu dapat digabungkan ke dalam balapan.

Baca juga: Siap Nonton Formula E di Ancol, Yuk Intip Spesifikasi Mobil Balapnya yang Super Kencang

“Kami harus berdiskusi karena ada pro dan kontra untuk demonstrasi semacam ini, kami tidak memiliki filosofi tertentu,” kata CEO Stellantis Motorsport Jean-Marc Finot kepada The Race di Roma bulan lalu.

Read More :  Cara Cek Garansi iPhone Paling Cepat dan Akurat, Simak Tips Mudah!

Format Formula E untuk era Gen3 akan ditentukan akhir tahun ini, tetapi pengisian cepat adalah “salah satu fitur utama Gen3,” kata Alessandra Ciliberti, manajer teknis FIA Kejuaraan Dunia FIA untuk motorsport dan keberlanjutan.

Ciliberti menambahkan, FIA dan pemasoknya telah menyelesaikan integrasi baterai ke pengisi daya dan sekarang sedang mengerjakan integrasi mobil ke pengisi daya dalam beberapa minggu mendatang.



Dikutip dari berbagai sumber
Published for : Team Badak Satu

Disclaimer :


Seluruh informasi yang tersaji di situs Badaksatu.com merupakan berita yang diambil dari data di lapangan dan berbagai sumber berita lain yang tersebar di berbagai media, baik online maupun offline. Kami telah melakukan pengemasan ulang guna menghindari adanya pelanggaran hak cipta.

Namun, jika dalam informasi yang kami tayangkan terdapat hal yang melanggar hak cipta Anda, silakan informasikan kepada kami melalui halaman hubungi kami yang sudah disediakan. Kami akan mengambil langkah cepat dan mengambil tindakan langsung dengan cara menghapus konten yang melanggar hak cipta tersebut.


Hati-hati segala informasi yang tersaji pada website kami, segala jenis penipuan atau pelanggaran bukan tanggungjawab kami sepenuhnya dan kami sarankan untuk selalu waspada serta cek-ricek kembali.