Rayakan Lebaran, Kondisi Ekonomi Masyarakat Diklaim Cukup Baik

www.indopos.co.id
Jangan lupa join channel telegram kami Klik disini => https://t.me/badaksatuofficial <= untuk mendapatkan informasi terbaru


EN.BADAKSATU.COM – Kondisi ekonomi masyarakat cukup baik saat merayakan Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah/2022. Hal tersebut terbukti dari warga yang mudik Lebaran di kampung halaman yang mengalami lonjakan yang fantastis, sehingga berdampak pada wisata domestik.

Read More

“Alhamdulillah, harga-harga kebutuhan Lebaran tidak mengalami lonjakan yang berarti dan relatif aman,” kata Anggota Komisi VI DPR Mohamad Idris Laena dalam rilis yang diterima di Jakarta, Minggu (8/5/2022).

Perlu diketahui, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan berupaya keras menstabilkan harga bahan pokok dan pasokannya.

Harga bahan pokok, berdasar pantauan Kemendag, per 5 Mei 2022, mengalami penurunan tipis dibanding sehari sebelumnya. Misalnya, harga daging sapi paha belakang yang turun 0,77 persen menjadi Rp142.600 per kg; dan daging ayam ras turun 0,98 persen menjadi Rp40.400 per kg.

Read More :  Jelang Aturan Baru Perjalanan Kereta Api, Pengguna Usia 17 Tahun  ke Atas Wajib Antigen Jika Baru 2 Vaksin

Sedang cabai merah besar turun 4,24 persen menjadi Rp40.400 per kg; cabai merah keriting turun 5,47 persen menjadi Rp46.700 per kg. Sementara bawang merah juga turun 1,83 persen menjadi Rp37.500 per kg; serta bawang putih turun 0,98 persen menjadi Rp30.400 per kg.

Sekretaris Jenderal DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Reynaldi Sarijowan mengingatkan agar pemerintah segera mempersiapkan dan mengantisipasi ketersediaan pasokan bahan pokok di pasar pasca-Idul Fitri. “Selain itu juga perlu sekaligus fokus pada upaya distribusi secara merata di pasar,” tandasnya.

Dia menanti upaya pemerintah, terutama Kemendag terhadap proses pendistribusian pasokan bahan pokok dan Kementerian Pertanian untuk menyiapkan keberadaan produksi lokal. Ia berharap tidak terjadi lonjakan bahkan disparitas harga yang cukup tinggi pada komoditas pangan ke depannya. (aro)

Dikutip dari berbagai sumber
Published for : Team Badak Satu

Disclaimer :


Seluruh informasi yang tersaji di situs Badaksatu.com merupakan berita yang diambil dari data di lapangan dan berbagai sumber berita lain yang tersebar di berbagai media, baik online maupun offline. Kami telah melakukan pengemasan ulang guna menghindari adanya pelanggaran hak cipta.

Namun, jika dalam informasi yang kami tayangkan terdapat hal yang melanggar hak cipta Anda, silakan informasikan kepada kami melalui halaman hubungi kami yang sudah disediakan. Kami akan mengambil langkah cepat dan mengambil tindakan langsung dengan cara menghapus konten yang melanggar hak cipta tersebut.


Hati-hati segala informasi yang tersaji pada website kami, segala jenis penipuan atau pelanggaran bukan tanggungjawab kami sepenuhnya dan kami sarankan untuk selalu waspada serta cek-ricek kembali.