Penting untuk Dimiliki, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Punya Asuransi

Ukur Kebutuhan dan Kemampuan Sebelum Beli Asuransi Ilustrasi Bisnis Muda - Image: Canva
Jangan lupa join channel telegram kami Klik disini => https://t.me/badaksatuofficial <= untuk mendapatkan informasi terbaru



Selain menabung dan berinvestasi,memiliki asuransi juga penting, lho! Makanya, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan, terutama untuk kamu para generasi Z dan milenial.

Read More

Kita enggak pernah tahu apa yang akan terjadi di hari esok. Bisa jadi, apa yang sudah kita rencanakan bakal berubah.

Walaupun begitu, lebih baik punya rencana daripada enggak ada persiapan sama sekali kan?

Makanya, asuransi itu penting buat melindungi aset-aset yang kita miliki. Mulai dari asuransi jiwa, kesehatan, hingga kendaraan.

Baca JugaJenis-Jenis Asuransi Dasar yang Wajib Kamu Miliki!


Kata Presiden Direktur BCA Life Rio Winardi, dikutip dari Bisnis.com, kalau kita punya asuransi, pikiran akan lebih tenang karena kita akan yakin aset yang dimiliki sudah terlindungi dengan baik.
 

Hal-Hal yang Diperhatikan Sebelum Punya Asuransi

Biar makin yakin, kamu juga perlu nih perhatikan hal ini sebelum memilih produk asuransi.
 

1. Ukur Kebutuhan dan Kemampuan

Apakah semua aset yang kita punya perlu diasuransikan?

Read More :  Bersih-bersih App Store, Apple Bakal Hapus Aplikasi Usang

Jawabannya bisa iya, bisa juga enggak. Ternyata, asuransi juga mesti disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan, lho. Jadi, penting nih untuk kamu punya tujuan asuransi.

 

Ukur Kebutuhan dan Kemampuan Sebelum Punya Asuransi Ilustrasi Bisnis Muda – Image: Canva

Misalnya, kamu wanita yang bekerja di industri yang punya jam kerja lebih dari 8 jam kerja dimana kamu lebih berisiko buat kelelahan kerja, stres, hingga sakit.

Baca Juga: Diyakini Bisa Cegah Stres, Yuk Kenali Apa Itu Decluttering?

Jadi, alangkah lebih baik kalau kamu juga punya asuransi kesehatan, jiwa, dan penyakit kritis. Walaupun, di tempat kerja kamu sudah ada jaminan asuransi lain kayak BPJS Kesehatan.

Namun, hal itu juga perlu dipertimbangkan lagi ke tingkat kebutuhan dan pendapatan kita. Kalau pendapatan kita memang terbatas dan punya kewajiban buat memenuhi kebutuhan lain, maka kita mesti memilih mana yang lebih diprioritaskan.

 

2. Perhatikan Kredibilitas Perusahaan Asuransi

Kamu pernah dengar soal kasus klaim asuransi yang sulit dicairkan, sampai ada penipuan jasa asuransi, enggak? Duh, itu seram banget sih.

Read More :  Satelit yang Dikembangkan Universitas Surya Diluncurkan dari Jepang pada Oktober

Nah, biar kamu enggak mengalami hal yang sama, penting nih untuk kamu memperhatikan laporan keuangan dari perusahaan asuransi.

 

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Asuransi Manulife Ilustrasi Bisnis Muda - Image: Manulife.co.id

Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Asuransi Manulife Ilustrasi Bisnis Muda – Image: Manulife.co.id

Caranya, kamu bisa kok cari tahu lewat media massa. Setiap perusahaan asuransi juga biasanya akan menerbitkan laporan keuangannya di website resmi mereka nih, Be-emers. 

Bahkan, kamu juga bisa cari tahu soal laporan tersebut langsung ke Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI).

Selain itu, biar makin terpercaya, kamu juga bisa kok cek penghargaan apa aja yang diterima oleh perusahaan penyedia jasa asuransi tersebut. Hal itu bisa jadi acuan kinerja dan kredibilitas dari sebuah instansi asuransi.

Selain itu, biar makin kredibel, kamu juga bisa cek agen asuransi yang menawarkan produknya itu sudah berlisensi AAJI atau belum. Atau setidaknya, sudah tersertifikasi.

 

3. Jujur dan Perhatikan Cara Klaim

Kadang, yang bikin sengketa asuransi itu juga karena konsumennya enggak membuka riwayat penyakitnya saat mengisi polis asuransi, lho!

Jadi, pas mau klaim, perusahaan asuransi bisa aja malah bingung karena yang kamu klaim enggak sesuai sama data yang mereka punya.

Read More :  TikTok Perkenalkan Follow Me untuk Dukung Bisnis UKM

Baca Juga: Klaim Asuransi Kamu Ditolak? Ini Alternatif yang Bisa Kamu Coba

Makanya, penting banget buat kamu jujur ketika mengisi polis asuransi ya!

 

Perhatikan Cara Klaim Sebelum Beli Produk Asuransi Ilustrasi Bisnis Muda - Image: Canva

Perhatikan Cara Klaim Sebelum Punya Produk Asuransi Ilustrasi Bisnis Muda – Image: Canva

Selain itu, kamu juga perlu perhatikan gimana catatan klaim perusahaan asuransi tersebut melalui AAJI. Kamu harus tahu cara klaimnya, berapa lama tenggat waktunya, dan dokumen apa saja yang mesti disiapkan.

Oh iya, jangan lupa juga buat dokumentasi atau simpan dengan baik kuitansi pembayaran premi asuransi kamu ya. Soalnya, ini bakal jadi bukti otentik kalau kamu enggak bermasalah dalam hal pembayaran.

Gimana, kira-kira kamu bakal mempersiapkan untuk punya asuransi apa aja nih, Be-emers?

Tulis aja pengalaman kamu terkait investasi, wirausaha, keuangan, hingga lifestyle di Bisnis Muda dengan klik “Mulai Menulis”.

Gabung juga yuk di komunitas Telegram kami! Klik di sini untuk bergabung.



Dikutip dari berbagai sumber
Published for : Team Badak Satu

Disclaimer :


Seluruh informasi yang tersaji di situs Badaksatu.com merupakan berita yang diambil dari data di lapangan dan berbagai sumber berita lain yang tersebar di berbagai media, baik online maupun offline. Kami telah melakukan pengemasan ulang guna menghindari adanya pelanggaran hak cipta.

Namun, jika dalam informasi yang kami tayangkan terdapat hal yang melanggar hak cipta Anda, silakan informasikan kepada kami melalui halaman hubungi kami yang sudah disediakan. Kami akan mengambil langkah cepat dan mengambil tindakan langsung dengan cara menghapus konten yang melanggar hak cipta tersebut.


Hati-hati segala informasi yang tersaji pada website kami, segala jenis penipuan atau pelanggaran bukan tanggungjawab kami sepenuhnya dan kami sarankan untuk selalu waspada serta cek-ricek kembali.