Kabar Gembira! Harga Pertalite, Solar dan LPG 3 Kg Batal Naik

Kabar Gembira! Harga Pertalite, Solar dan LPG 3 Kg Batal Naik
Jangan lupa join channel telegram kami Klik disini => https://t.me/badaksatuofficial <= untuk mendapatkan informasi terbaru



loading…

Read More

Pertamina memastikan tidak ada kenaikan harga Pertalite, Solar bersubsidi dan LPG 3 Kg subsidi dan kompensasi energi naik. FOTO/EN.BADAKSATU.COM

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) penugasan jenis Pertalite, Solar bersubsidi dan LPG 3 Kg setelah pemerintah memutuskan penambahan subsidi dan kompensasi energi . Berdasarkan laporan, belanja subsidi BBM dan LPG pada 2022 semula dianggarkan Rp77,5 triliun dan kompensasi BBM Rp18,5 triliun.

Pemerintah kemudian menetapkan kebijakan penambahan subsidi Rp71,8 triliun dan kompensasi BBM Rp234 triliun menjadi Rp401,8 triliun sesuai asumsi harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) USD100/barel. “Di tengah tantangan berat lonjakan harga minyak mentah dunia yang sangat tinggi, pemerintah memilih kebijakan pro rakyat dengan menambah alokasi subsidi BBM dan LPG agar harga lebih stabil dan daya beli masyarakat tetap terjaga. Ini wujud negara hadir untuk melindungi masyarakatnya,” ujar Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, di Jakarta, Jumat (3/6/2022).

Read More :  Potensi Nilai Harta Karun Laut Indonesia Capai Rp19.774 Triliun

Baca Juga: Beli Solar dan Pertalite Bakal Dibatasi, Aturan Harus Tegas

Nicke memastikan dengan tambahan alokasi subsidi tersebut, Pemerintah bersama Pertamina memastikan tidak ada kenaikan harga Pertalite, Solar bersubsidi dan LPG 3 Kg. Pihaknya mengapresiasi dukungan pemerintah dalam penyediaan dan distribusi BBM dan LPG dengan menambah alokasi subsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2022.

Dia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah mengajukan penambahan subsidi untuk mendukung upaya Pertamina dalam penyediaan dan penyaluran BBM dan LPG bersubsidi yang sangat diperlukan oleh masyarakat miskin, menengah, rentan dan UMKM.

Lebih lanjut Nicke menjelaskan, dukungan pemerintah kepada Pertamina tidak hanya dengan menambah alokasi subsidi BBM dan LPG, namun juga dibuktikan dengan pembayaran kompensasi BBM yang sudah berlangsung sejak awal tahun 2022.

“Dukungan pemerintah yang disampaikan menteri keuangan merupakan solusi bagi Pertamina. Kebijakan ini sangat membantu perseroan agar Pertamina tetap dapat menjalankan fungsi dalam penyediaan dan distribusi BBM dan LPG bersubsidi,” imbuh Nicke.

Read More :  Manfaat Membersihkan Data Cache Berkala di Desktop dan Ponsel Anda

Untuk itu, Pertamina akan berupaya maksimal agar subsidi yang dialokasikan Pemerintah untuk BBM dan LPG dalam APBN 2022 dapat lebih optimal pemanfaatannya bagi masyarakat yang membutuhkan dan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan.

“Kami akan memastikan pasokan mencukupi dan pengawasan terus ditingkatkan agar alokasi subsidi BBM dan LPG tepat sasaran,” kata Nicke.

Dikutip dari berbagai sumber

Published for : Team Badak Satu

Disclaimer :


Seluruh informasi yang tersaji di situs Badaksatu.com merupakan berita yang diambil dari data di lapangan dan berbagai sumber berita lain yang tersebar di berbagai media, baik online maupun offline. Kami telah melakukan pengemasan ulang guna menghindari adanya pelanggaran hak cipta.

Namun, jika dalam informasi yang kami tayangkan terdapat hal yang melanggar hak cipta Anda, silakan informasikan kepada kami melalui halaman hubungi kami yang sudah disediakan. Kami akan mengambil langkah cepat dan mengambil tindakan langsung dengan cara menghapus konten yang melanggar hak cipta tersebut.


Hati-hati segala informasi yang tersaji pada website kami, segala jenis penipuan atau pelanggaran bukan tanggungjawab kami sepenuhnya dan kami sarankan untuk selalu waspada serta cek-ricek kembali.