Pembatasan Mobilitas Melonggar, Sektor Properti Mulai Menggeliat?

Pembatasan Mobilitas Melonggar, Sektor Properti Mulai Menggeliat?
Jangan lupa join channel telegram kami Klik disini => https://t.me/badaksatuofficial <= untuk mendapatkan informasi terbaru



EN.BADAKSATU.COM – Pelonggaran mobilitas masyarakat oleh pemerintah membawa angin segar untuk sejumlah sektor yang tertekan akibat pagebluk Covid-19 sejak 2020 silam. Sektor properti menjadi salah satu yang mulai menggeliat berkat pemulihan akibat pandemi di Tanah Air.

Read More

Pada Kamis, 24 Mei 2022 lalu, pemerintah menurunkan level kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jabodetabek menjadi level 1 melalui Inmendagri Nomor 26 Tahun 2022 yang mengatur PPKM Jawa dan Bali.

Selain melonggarkan PPKM, pemerintah juga mengatur pelaksanaan kegiatan Work From Office (WFO) pada sektor non essensial.

“Pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan maksimal 100% Work From Office (WFO) bagi pegawai yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja,” bunyi Inmendagri Nomor 26 Tahun 2022 yang mengatur PPKM Jawa Bali.

Read More :  Transaksi e-Commerce Selama Ramadan Tahun 2022 Naik Dua Kali Lipat Dibanding 2021

Di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 492 Tahun 2022 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 Covid-19 sebagai tindak lanjut dari Inmendagri Nomor 26 Tahun 2022. Anies memperbolehkan perkantoran sektor non-esensial melakukan kegiatan Work From Office (WFO) hingga 100 persen.

Keputusan ini disambut baik oleh para pelaku usaha, pasalnya sepajang dua tahun terakhir pembatasan mobiltas masyarakat menyebabkan berbagai sektor perekonomian dalam negeri cukup terpuruk. Namun demikian, kegiatan PPKM mulai dilonggarkan pada awal tahun ini sehingga perekonomian dapat perlahan tumbuh.

Dampak nyata dari pelonggaran PPKM adalah meningkatnya mobilitas masyarakat di area-area tertentu. Berdasarkan data Google Mobility Index di Indonesia per 29 Mei 2022, peningkatan mobilitas terjadi paling banyak di sekitar area terbuka dan tempat wisata dengan persentase mencapai 40 persen.

Kemudian, tempat terbanyak yang dikunjungi masyarakat adalah pertokoan, gudang, dan farmasi, yakni 29 persen. Sementara pergerakan mobilitas masyarakat juga terlihat di dua tempat, yakni perkantoran (24 persen) serta retail dan rekreasi (10 persen).

Read More :  CORE: Target pertumbuhan ekonomi 5,3 persen di 2023 tantangan besar

Peningkatan mobilitas tersebut tberimplikasi pada tumbuhnya perekonomian nasional. BPS mencatat, secara YoY, perekonomian Tanah Air pada Kuartal I-2022 tumbuh sebesar 5,01 persen.

Sektor Properti Tumbuh, APLN Pimpin Kenaikan Omzet

Seperti disinggung sedikit di atas, kasus positif Covid-19 di Indonesia semakin menurun. Menurut data Covid.go.id, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per hari pada Kamis (2/6/2022) hanya sebanyak 304 kasus.

Penurunan signifikan tersebut memicu pelonggaran pembatasan mobilitas masyarakat. Dampaknya, berbagai sektor perekonomian mulai bertumbuh, termasuk sektor properti khususnya pemilik mall dan gedung.

APLN, emiten pemilik mall memimpin pertumbuhan sektor properti utama dengan perolehan pendapatan bersih pada Triwulan I 2022 sebesar Rp1,26 triliun atau tumbuh 159 persen secara year on year (yoy). Sebagai informasi, APLN atau Agung Podomoro Land memiliki 8 Mall di Jakarta, di antaranya adalah Mall Central Park, Mall Neo Soho, dan Mall Senayan City.

Sementara laporan keuangan APLN mencatatkan kenaikan laba bersih emiten ini pada Triwulan I-2022 sebesar 71,78 persen. Meskipun kinerja keuangan emiten ini baik, performa saham Year to Date (YTD) APLN masih memerah di angka -9,84 persen. Per 2 Juni 2022, harga saham APLN berada di angka Rp112/saham yang mana mencatatkan rebound dengan persentase kenaikan sebesar 1,82 persen.

Read More :  Pertamina Buka Suara soal Kelangkaan Pertalite di SPBU



Dikutip dari berbagai sumber

Published for : Team Badak Satu

Disclaimer :


Seluruh informasi yang tersaji di situs Badaksatu.com merupakan berita yang diambil dari data di lapangan dan berbagai sumber berita lain yang tersebar di berbagai media, baik online maupun offline. Kami telah melakukan pengemasan ulang guna menghindari adanya pelanggaran hak cipta.

Namun, jika dalam informasi yang kami tayangkan terdapat hal yang melanggar hak cipta Anda, silakan informasikan kepada kami melalui halaman hubungi kami yang sudah disediakan. Kami akan mengambil langkah cepat dan mengambil tindakan langsung dengan cara menghapus konten yang melanggar hak cipta tersebut.


Hati-hati segala informasi yang tersaji pada website kami, segala jenis penipuan atau pelanggaran bukan tanggungjawab kami sepenuhnya dan kami sarankan untuk selalu waspada serta cek-ricek kembali.