Apa Itu e-IPO? Simak Penjelasan Berikut Ini

Apa Itu e-IPO? Simak Penjelasan Berikut Ini
Jangan lupa join channel telegram kami Klik disini => https://t.me/badaksatuofficial <= untuk mendapatkan informasi terbaru


Jakarta

Read More

Untuk memudahkan para pembeli, Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menyediakan layanan e-IPO. Dengan demikian sekarang ini para investor yang ingin membeli saham saat penawaran perdana atau biasa disebut IPO sudah dapat dilakukan secara elektronik.

Adapun peluncuran Sistem Penawaran Umum Elektronik atau Electronic Indonesia Public Offering (e-IPO) ini merupakan tindak lanjut penerbitan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 41/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang, dan/atau Sukuk secara Elektronik.

OJK juga telah menerbitkan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor Kep-45/D.04/2020 tentang Penunjukkan PT Bursa Efek Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia, dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia sebagai penyedia sistem e-IPO.

Lalu apa bedanya dengan sistem konvensional?

Sebelumnya Kepala Divisi Pengembangan Bisnis BEI Ignatius Denny Wicaksono pernah menekankan bahwa sistem e-IPO tidak hanya terbatas untuk penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) saja, tapi juga untuk penawaran perdana instrumen lainnya di pasar modal.

“Sering kali ini disalah artikan karena namanya e-IPO jadi dianggap sebatas initial saja. Padahal I-nya itu Indonesia. Jadi ini buat penerbitan semua jenis,” terangnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (29/7/2020)

Read More :  Kementerian BUMN dan InJourney Holding Angkat Hilda Savitri Jadi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko AP II

Dia menjelaskan, keunggulan dari e-IPO sendiri bermanfaat untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas dan yang paling utama transparansi dalam proses penawaran umum di pasar modal.

Bagi investor yang ingin ikut dalam penawaran umum kini tak lagi terbatas. Sebab prosesnya akan melalui platform digital. Aksesnya akan terbuka luas bagi investor.

Dari sisi transparansi, investor bisa mendapatkan informasi secara jelas untuk proses penawaran umumnya. BEI pun sudah menyiapkan website e-ipo.co.id.

Meski demikian, sebelum dapat melakukan pemesanan, investor harus memiliki Nomor Tunggal Identitas Pemodal atau Single Identification (SID) dan rekening efek di salah satu Sekuritas / Perusahaan Efek.

Lantas, bagaimana caranya membeli saham e-IPO?

Melansir dari CNBC Indonesia, berikut ini cara lengkap membeli saham e-IPO beserta langkah-langkah sampai menerima hasil saham:

1. Masuk ke situs https://e-ipo.co.id
2. Pilih menu “Register” di sebelah kanan atas
3. Masukkan alamat email
4. Isi “Tipe Investor” (Individu atau Institusi)
5. Isi data dengan benar
6. Lakukan autentikasi dengan klik tautan yang dikirim melalui email
7. Masukkan kode OTP

Setelah mendaftar, Anda akan diarahkan ke langkah selanjutnya. Berikut ini langkah-langkahnya.

Read More :  Data Ekonomi Gagal Redam Kecemasan Kenaikan Suku Bunga, Wall Street Ditutup Loyo

1. Verifikasi Oleh Broker
Setelah melakukan proses registrasi, langkah berikutnya yaitu melakukan verifikasi oleh broker yang Anda gunakan. Setelah memasukkan kode OTP, masukkan password dan pilih “+Broker”.

Jika Anda sudah memiliki SID, pilih “I Have an SID”. Tetapi jika belum memiliki SID, Anda akan diarahkan untuk membuat SID terlebih dahulu.

Kolom “Participant” dapat diisi dengan nama Broker / Sekuritas dimana Anda terdaftar. Jika daftar pilihan tidak muncul, bisa dibantu dengan mengetikkan kode Broker dan akan muncul pilihannya (pilihan tidak bisa diketik secara manual).

Untuk setiap request pendaftaran, Broker yang bersangkutan akan terlebih dahulu melakukan verifikasi informasi nasabah.

Proses verifikasi data nasabah dilakukan di luar sistem e-IPO oleh Broker. Sehingga sistem e-IPO tidak dapat memastikan kapan pastinya verifikasi SID/SRE selesai dilakukan.

2. Submit Minat/Pesanan Pooling
Jika verifikasi telah disetujui oleh Broker, langkah selanjutnya yaitu Broker yang bersangkutan akan melakukan approval pada sistem e-IPO dan nasabah dapat melakukan order.

Jika sudah ada Approval pada sistem e-IPO, nasabah bisa melakukan order dengan cara berikut ini:
– Pilih saham IPO yang ingin dipesan
– Klik “More Info”
– Isi formulir pemesanan
– Masukkan OTP

Read More :  Candi Borobudur Rampung Dipoles, Siap Sambut Wisatawan

Selanjutnya, pesanan akan tersimpan dan dilanjutkan dengan menunggu proses verifikasi pesanan oleh Partisipan Sistem.

3. Sediakan Dana di Rekening Dana Nasabah (RDN)
Sesuai dengan ketentuan dalam peraturan OJK, minat yang disampaikan langsung oleh investor pada masa Bookbuilding, jika diteruskan ke masa Offering, wajib dikonfirmasi oleh investor.

Konfirmasi berbentuk “telah membaca prospektus di masa offering”. Lakukan konfirmasi melalui cara berikut ini:
– Dari menu “Active Orders”, klik “View”
– Klik “I have already read the prospectus”
– Setelah melakukan konfirmasi membaca prospektus, mohon untuk menyediakan dana di RDN sebelum masa penawaran umum berakhir

4. Terima Saham IPO
Langkah terakhir dalam membeli saham e-IPO yaitu investor dapat melihat hasil penjatahan atas pemesanannya pada menu “History”.

Status penjatahan terdiri dari:
– Alloted: Mendapatkan penjatahan
– Alloted w/ Scale Back: Mendapatkan penjatahan yang disesuaikan
– Not Alloted: Tidak mendapatkan penjatahan atau penjatahan belum dimulai apabila IPO masih di masa book building dan offering
– Not Carried Over: Pesanan tidak diteruskan untuk proses penjatahan

Demikian informasi seputar e-IPO dan cara lengkap membeli untuk saham. Semoga membantu.

(fdl/fdl)

Dikutip dari berbagai sumber

Published for : Team Badak Satu

Disclaimer :


Seluruh informasi yang tersaji di situs Badaksatu.com merupakan berita yang diambil dari data di lapangan dan berbagai sumber berita lain yang tersebar di berbagai media, baik online maupun offline. Kami telah melakukan pengemasan ulang guna menghindari adanya pelanggaran hak cipta.

Namun, jika dalam informasi yang kami tayangkan terdapat hal yang melanggar hak cipta Anda, silakan informasikan kepada kami melalui halaman hubungi kami yang sudah disediakan. Kami akan mengambil langkah cepat dan mengambil tindakan langsung dengan cara menghapus konten yang melanggar hak cipta tersebut.


Hati-hati segala informasi yang tersaji pada website kami, segala jenis penipuan atau pelanggaran bukan tanggungjawab kami sepenuhnya dan kami sarankan untuk selalu waspada serta cek-ricek kembali.