Surplus Neraca Dagang Bantu Rupiah Menguat Kembali ke Bawah Rp15 Ribu

Surplus Neraca Dagang Bantu Rupiah Menguat Kembali ke Bawah Rp15 Ribu
Jangan lupa join channel telegram kami Klik disini => https://t.me/badaksatuofficial <= untuk mendapatkan informasi terbaru



Jakarta, CNN Indonesia

Read More

Nilai tukar rupiah bertengger di Rp14.996 per dolar AS pada Jumat (15/7) sore. Mata uang Garuda menguat 23,5 poin atau 0,16 persen dibanding Kamis (14/7) kemarin.

Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp14.999 per dolar AS di hari ini.

Mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi. Yen Jepang menguat 0,06 persen, dolar Singapura melemah 0,08 persen dan won Korea Selatan melemah 1,08 persen.

Lalu peso Filipina melemah 0,44 persen, diikuti oleh yuan China melemah 0,10 persen dan ringgit Malaysia melemah 0,15 persen. Lalu, baht Thailand melemah 0,29 persen dan dolar Hong Kong terpantau stagnan di penutupan perdagangan hari ini.

Begitu juga mata uang negara maju bervariasi. Euro Eropa menguat 0,11 persen dan poundsterling Inggris menguat 0,03 persen, diikuti oleh franc Swiss menguat 0,25 persen.

Read More :  KPK Sebut Kasus Suap Summarecon Agung Bisa Mengarah ke Tindak Pidana Korporasi

Sedangkan, dolar Kanada melemah 0,05 persen, dolar Australia melemah 0,40 persen dan rubel Rusia menguat 1,16 persen.

[Gambas:Video CNN]

Direktur PT.Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan penguatan rupiah di penutupan sore ini ditopang oleh neraca dagang yang kembali mencatatkan surplus.

“Bila melihat sejarahnya, maka surplus sudah mencapai 26 kali beruntun,” ujarnya dalam kerangan resmi, Jumat (15/7).

BPS mencatat neraca dagang Indonesia surplus US$5,09 miliar pada Juni kemarin. Hal ini disebabkan ekspor yang melonjak tajam dan impor yang terjaga stabil.

(idy/agt)

[Gambas:Video CNN]




Dikutip dari berbagai sumber

Published for : Team Badak Satu

Disclaimer :


Seluruh informasi yang tersaji di situs Badaksatu.com merupakan berita yang diambil dari data di lapangan dan berbagai sumber berita lain yang tersebar di berbagai media, baik online maupun offline. Kami telah melakukan pengemasan ulang guna menghindari adanya pelanggaran hak cipta.

Namun, jika dalam informasi yang kami tayangkan terdapat hal yang melanggar hak cipta Anda, silakan informasikan kepada kami melalui halaman hubungi kami yang sudah disediakan. Kami akan mengambil langkah cepat dan mengambil tindakan langsung dengan cara menghapus konten yang melanggar hak cipta tersebut.


Hati-hati segala informasi yang tersaji pada website kami, segala jenis penipuan atau pelanggaran bukan tanggungjawab kami sepenuhnya dan kami sarankan untuk selalu waspada serta cek-ricek kembali.