8 Perbedaan Binatang Memamah Biak dengan Hewan Nonruminansia

8 Perbedaan Binatang Memamah Biak dengan Hewan Nonruminansia
Jangan lupa join channel telegram kami Klik disini => https://t.me/badaksatuofficial <= untuk mendapatkan informasi terbaru


EN.BADAKSATU.COM, Jakarta – Hewan ruminansia atau binatang memamah biak, spesies yang perutnya memiliki beberapa bagian terpisah, dilansir Britannica. Beberapa bagian memiliki mikroorganisme yang memproses fermentasi selulosa dalam makanan yang dikonsumsi untuk dikentalkan, sehingga mudah dicerna.

Read More

Hewan ruminansia berciri mencerna makanan dalam dua fase. Seperti semua hewan, pencernaan dimulai setelah makan. Namun, sebelum proses pencernaan selesai hewan ruminansia memuntahkan makanannya untuk mengunyahnya kembali dan menambahkan air liur. Merujuk publikasi Animal Nutrition Research Themes in Animal Bioscience, hewan ruminansia memiliki rumen yang kompleks untuk mencerna tumbuhan.

Perbedaan hewan ruminansia dan nonruminansia

Dikutip dari Pediaa, hewan ruminansia merujuk binatang yang mengunyah dan memuntahkan makanan lebih dari sekali. Binatang memamah biak ini mencerna beberapa kali dalam perut di rongga yang berbeda. Sedangkan hewan nonruminansia binatang yang mencerna makanan dalam satu perut.

Read More :  Stabil Tiga Hari Berturut-turut, Harga Emas Antam Rp 940.000 per Gram

Hewan ruminansia adalah herbivor  yang hanya mengonsumsi tumbuhan. Sedangkan hewan nonruminansia, yaitu omnivor atau karnivor, memakan tumbuhan dan daging.

1. Perut

Hewan ruminansia memiliki perut yang kompleks dengan empat bagian rongga. Sedangkan hewan nonruminansia hanya satu bagian.

2. Panjang

Sistem pencernaan ruminansia panjang. Sedangkan sistem pencernaan nonruminansia pendek. Usus halus dan usus besar lebih panjang hewan ruminansia.

3. Enzim untuk mencerna protein

Hewan ruminansia tidak menghasilkan enzim untuk pencernaan protein. Sedangkan, hewan nonruminansia memiliki enzim itu.

4. Gigi taring

Hewan ruminansia memiliki dua gigi taring tumpul. Sedangkan hewan nonruminansia memiliki empat gigi taring yang tajam.

5. Gigi geraham

Gigi geraham depan hewan ruminansia bergerak ke arah lateral atau pinggir. Sedangkan hewan nonruminansia bergerak ke arah tegak lurus atau vertikal.  

6. Air liur

Hewan ruminansia menghasilkan lebih banyak air liur tanpa enzim pencernaan karbohidrat. Sedangkan hewan nonruminansia menghasilkan sedikit air liur dengan enzim pencernaan karbohidrat.

7. Hati

Organ hati hewan ruminansia besar. Sedangkan hati hewan nonruminansia cenderung kecil.  

Read More :  Investor Legendaris Ini Akui 'Lelah' Short Selling, Kini Putuskan Jadi Investor Jangka Panjang

8. Lama waktu mencerna makanan

Hewan ruminansia membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna. Sedangkan hewan nonruminansia membutuhkan waktu yang cenderung sebentar untuk mencerna. Hewan ruminansia mencerna semua karbohidrat tumbuhan termasuk selulosa. Sedangkan hewan nonruminansia tidak mencerna selulosa.

Baca: Seperti Apa Pencernaan Binatang Memamah Biak?

Ikuti berita terkini dari EN.BADAKSATU.COM di Google News, klik di sini.



Dikutip dari berbagai sumber

Published for : Team Badak Satu

Disclaimer :


Seluruh informasi yang tersaji di situs Badaksatu.com merupakan berita yang diambil dari data di lapangan dan berbagai sumber berita lain yang tersebar di berbagai media, baik online maupun offline. Kami telah melakukan pengemasan ulang guna menghindari adanya pelanggaran hak cipta.

Namun, jika dalam informasi yang kami tayangkan terdapat hal yang melanggar hak cipta Anda, silakan informasikan kepada kami melalui halaman hubungi kami yang sudah disediakan. Kami akan mengambil langkah cepat dan mengambil tindakan langsung dengan cara menghapus konten yang melanggar hak cipta tersebut.


Hati-hati segala informasi yang tersaji pada website kami, segala jenis penipuan atau pelanggaran bukan tanggungjawab kami sepenuhnya dan kami sarankan untuk selalu waspada serta cek-ricek kembali.