Indonesia Peringkat 12 di Travel Tourism Competitiveness Index

Indonesia Targetkan Miliki 587 GW Pembangkit Energi Bersih di 2060
Jangan lupa join channel telegram kami Klik disini => https://t.me/badaksatuofficial <= untuk mendapatkan informasi terbaru


Salah satu faktornya adalah penerapan sertifikasi CHSE.

Read More

EN.BADAKSATU.COM, JAKARTA — Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam masa pandemi Covid-19, Indonesia memiliki peringkat yang baik dalam Travel Tourism Competitiveness Index (TTCI). Khususnya jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya. 

“Di tengah masa pandemi, Indonesia berhasil naik 12 peringkat menjadi 32 dari 117 negara dalam Travel Tourism Competitiveness Index (TTCI) tahun 2021,” kata Plt Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf Agustini Rahayu dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (15/7/2022). 

Agustini mengatakan, mengenai Indonesia Care dalam bentuk CHSE merupakan upaya memberikan kenyamanan. Selain itu juga upaya untuk memberikan keamanan bagi wisatawan. 

Pada 2022, kata dia, Indonesia juga menyambut baik penyelenggaraan kegiatan bertaraf internasional. Beberapa diantaranya seperti menjadi ketua presidensi KTT G20, perhelatan MotoGP, peringatan Hari Pariwisata Dunia, World Creative Economy Conference, juga menjadi tuan rumah ASEAN Tourism Forum pada tahun 2023. 

Read More :  PLN bangun dua gardu induk untuk Ibu Kota Baru

Kemenparekraf juga baru saja menggelar Business Gathering in Republic of Korea pada 12 Juli 2022 di Lotte Hotel Seoul. Dalam gelaran tersebut, Kemenparekraf membahas mengenai rencana Korean Air yang akan membuka penerbangan ke Denpasar, Bali dari Incheon yang dijadwalkan empat kali seminggu.

“Oleh karena itu, kami harapkan adanya kerja sama dan sinergi serta kolaborasi untuk mendapatkan benefit yang memberikan manfaat untuk kedua belah pihak,” Agustini.


 



Dikutip dari berbagai sumber

Published for : Team Badak Satu

Disclaimer :


Seluruh informasi yang tersaji di situs Badaksatu.com merupakan berita yang diambil dari data di lapangan dan berbagai sumber berita lain yang tersebar di berbagai media, baik online maupun offline. Kami telah melakukan pengemasan ulang guna menghindari adanya pelanggaran hak cipta.

Namun, jika dalam informasi yang kami tayangkan terdapat hal yang melanggar hak cipta Anda, silakan informasikan kepada kami melalui halaman hubungi kami yang sudah disediakan. Kami akan mengambil langkah cepat dan mengambil tindakan langsung dengan cara menghapus konten yang melanggar hak cipta tersebut.


Hati-hati segala informasi yang tersaji pada website kami, segala jenis penipuan atau pelanggaran bukan tanggungjawab kami sepenuhnya dan kami sarankan untuk selalu waspada serta cek-ricek kembali.