Asbisindo: 97 BPR Syariah Sudah Mengadopsi Digital

Indonesia Targetkan Miliki 587 GW Pembangkit Energi Bersih di 2060
Jangan lupa join channel telegram kami Klik disini => https://t.me/badaksatuofficial <= untuk mendapatkan informasi terbaru


Adopsi digital tak terpaku pada transaksi pembayaran saja.

Read More

EN.BADAKSATU.COM, JAKARTA — Ketua Umum DPP Kompartemen BPR Syariah Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Cahyo Kartiko menyebutkan, sebanyak 97 BPR Syariah (BPRS) sudah mengadopsi digital. Angka itu didapat dari survei yang dilakukan asosial pada bulan ini.

“Dari 165 BPR Syariah yang ada, yang mengembalikan (kertas survei) baru 97,” ujar Cahyo saat ditemui Republika di Jakarta, Jumat (15/7/2022).

Ia menjelaskan, dalam konsep asosiasi, digitalisasi merupakan kegiatan BPRS menggunakan basis elektronik atau digital dalam proses pemasaran dan pelayanan, sehingga tidak terpaku pada transaksi pembayaran saja. “Kalau sudah lakukan area digital, lalu proses ada core banking system, absen, penilain kerja, dan lainnya. Untuk digitalisasi BPRS sudah pakai core banking system semua (97), enggak ada yang manual,” ujar Cahyo.

Read More :  Di Tengah Wabah PMK, Stok Hewan Kurban Masih Surplus 400 Ribu Ekor

Kemudian, lanjut dia, sebanyak 37 BPRS telah menggunakan digital dalam sistem penagihannya atau collection system. Berikutnya, sebanyak 7 BPRS telah memakai digital dalam penilaian kinerjanya. Sedangkan yang menggunakan teknologi digital pada pemasaran sudah 66 BPRS. Lalu yang telah menggunakan host to host transfer sebanyak 35 BPRS.

“Melihat (hasil survei) ini, kita (BPRS) nggak ketinggalan. Ada pula 13 BPRS yang sudah kerja sama dengan fintech peer to peer lending,” kata Cahyo.


 



Dikutip dari berbagai sumber

Published for : Team Badak Satu

Disclaimer :


Seluruh informasi yang tersaji di situs Badaksatu.com merupakan berita yang diambil dari data di lapangan dan berbagai sumber berita lain yang tersebar di berbagai media, baik online maupun offline. Kami telah melakukan pengemasan ulang guna menghindari adanya pelanggaran hak cipta.

Namun, jika dalam informasi yang kami tayangkan terdapat hal yang melanggar hak cipta Anda, silakan informasikan kepada kami melalui halaman hubungi kami yang sudah disediakan. Kami akan mengambil langkah cepat dan mengambil tindakan langsung dengan cara menghapus konten yang melanggar hak cipta tersebut.


Hati-hati segala informasi yang tersaji pada website kami, segala jenis penipuan atau pelanggaran bukan tanggungjawab kami sepenuhnya dan kami sarankan untuk selalu waspada serta cek-ricek kembali.