Produksi dan Lifting Hulu Migas Belum Capai Target, Ini Penyebabnya!

62 Persen Produksi Gas RI Sudah Dimanfaatkan di Dalam Negeri
Jangan lupa join channel telegram kami Klik disini => https://t.me/badaksatuofficial <= untuk mendapatkan informasi terbaru



EN.BADAKSATU.COM – Realisasi produksi dan lifting hulu migas masih rendah dibandingkan target APBN. Sebabnya adalah adanya unplanned shutdown dan mundurnya penyelesaian proyek strategis nasional (PSN) hulu migas. 

Read More

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto menyebut PSN beruoa Jambaran Tiung Biru dan Tangguh Train 3 yang telah dimasukkan dalam perhitungan pada penyusunan target lifting di APBN 2022. 

Meski begitu, program pengeboran sumur pengembangan yang masif dilakukan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di luar EMCL, telah mampu menunjukkan hasil positif dengan mampu menaha laju penurunan produksi dan saat ini pada fase produksi yang meningkat.

“Kami juga terus berupaya dapat menyelesaikan proyek hulu migas nasional, termasuk proyek strategis nasional sektor hulu migas,” ungkap Dwi dalam konferensi pers, Jumat (15/7/2022). 

Read More :  Melihat Aturan Ekspor CPO yang Kini Jadi Kasus di Kejagung

Hingga Semester 1-2022 sebanyak 6 proyek hulu migas sudah bisa diselesaikan dari target 12 proyek di tahun ini. Untuk proyek strategis nasional hulu migas yang akan onstream pada 2022 adalah Jambaran Tiung Biru (JTB). 

“Karena itu sisa tahun 2022, akan terjadi tren peningkatan produksi dan lifting migas nasional,” kata Dwi.

Dia mencatat, beberapa aktivitas utama hulu migas di kuartal II-2022 sudah melampaui capaian pada periode yang sama 2021. Semisal pada pengeboran sumur eksplorasi yang sampai semester 1-2022 sudah mencapai 16 sumur atau lebih tinggi dibandingkan periode yang sama 2021 sebanyak 13 sumur atau lebih tinggi 23 persen.

Begitupula pada kegiatan pengeboran sumur pengembangan yang mencapai 348 sumur atau lebih tinggi 87 persen dibandingkan realisasi periode yang sama 2021 sebanyak 186 sumur.

SKK Migas terus melakukan koordinasi dengan KKKS, termasuk mengumpulkan CEO atau pimpinan tertinggi KKS pada kegiatan CEO Forum. Mereka berkomitmen merealisasikan apa yang telah disepakati dalam work, program & budget (WPnB) 2022 dengan melakukan akselerasi investasi dan pelaksanaan pengeboran sumur eksplorasi maupun sumur pengembangan.

Read More :  Akademikus: Kenaikan tarif transportasi perlu kajian ilmiah

(NDA) 



Dikutip dari berbagai sumber

Published for : Team Badak Satu

Disclaimer :


Seluruh informasi yang tersaji di situs Badaksatu.com merupakan berita yang diambil dari data di lapangan dan berbagai sumber berita lain yang tersebar di berbagai media, baik online maupun offline. Kami telah melakukan pengemasan ulang guna menghindari adanya pelanggaran hak cipta.

Namun, jika dalam informasi yang kami tayangkan terdapat hal yang melanggar hak cipta Anda, silakan informasikan kepada kami melalui halaman hubungi kami yang sudah disediakan. Kami akan mengambil langkah cepat dan mengambil tindakan langsung dengan cara menghapus konten yang melanggar hak cipta tersebut.


Hati-hati segala informasi yang tersaji pada website kami, segala jenis penipuan atau pelanggaran bukan tanggungjawab kami sepenuhnya dan kami sarankan untuk selalu waspada serta cek-ricek kembali.